edisiana.com – Rúben Amorim mulai menghitung hari menuju dibukanya bursa transfer Januari. Manajer Manchester United itu, bersiap melego empat pemain sekaligus: Kobbie Mainoo, Joshua Zirkzee, Manuel Ugarte, dan Tyrell Malacia.
Empat nama tersebut tidak satu pun menjadi starter reguler musim ini. Dan ironisnya, keputusan besar ini muncul justru ketika United perlahan mulai menemukan ritmenya kembali.
Menurut Express, awal musim adalah mimpi buruk bagi Amorim. Kekalahan memalukan di Piala Carabao dari Grimsby—tim League Two—pada Agustus membuat posisinya goyah dan sorotan media Inggris semakin menekan.
Namun, angin mulai berubah. Setan Merah hanya tumbang sekali dari tujuh laga terakhir Premier League, membuat mereka perlahan menanjak ke posisi tujuh klasemen. Sebuah tanda bahwa proyek Amorim mulai menunjukkan bentuk.
Amorim disebut sangat ingin memanfaatkan bursa Januari untuk membawa timnya naik level. Tetapi di balik ambisi itu, ia menghadapi dilema besar: United bisa kekurangan pemain jika ia menjual sebelum mendatangkan pengganti.
Situasinya semakin rumit karena periode perayaan akan membuat beberapa pemain kunci absen. Bryan Mbeumo, Amad Diallo, dan Noussair Mazraoui akan berangkat ke Piala Afrika menjelang Natal, meninggalkan celah besar dalam skuad.
Dilema Amorim
Keputusan ada di tangan sang manajer Portugal: membersihkan skuad untuk investasi baru, atau mempertahankan kedalaman tim demi menjaga momentum positif.
Satu hal pasti—Januari akan menjadi bulan yang menentukan untuk masa depan Amorim di Old Trafford.
United mulai bangkit, tapi badai keputusan besar sedang menunggu di depan.(maq)










