Pertama di Kepri, Kini Nebus Obat di RSBP Batam Gak Perlu Antre, Bisa Via GrabExpress

235
RSBP Batam meluncurkan program baru tebus obat bisa via GrabExpress. Foto: Humas

edisiana.com – Ada kabar baru dari Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam. Sekarang masyarakat tak perlu antre dan menunggu lama untuk layanan pengambilan obat.

Bekerja sama dengan Grab, RSBP Batam meluncurkan program baru: “Yuk Kirim Obat Pake GrabExpress” pada Kamis 31 Agustus 2023.

Peluncuran ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Direktur Badan Usaha RSBP Batam dr. Afdhalun A. Hakim, Sp.JP(K), FIHA, FasCC bersama dengan Grab Bisnis Development Lead Emerging Sumatera Muhammad Zaki Nasution di di ruang instalasi farmasi gedung A RSBP Batam.

Afdhalun mengatakan RSBP Batam berkomitmen untuk terus mengedepankan kenyamanan masyarakat dalam menikmati layanan kesehatan di RSBP Batam.

”Kami terus tingkatkan pelayanan, kami terus perbaiki apa yang kurang. Alhamdulillah 3 tahun terakhir RSBP mendapatkan nilai tertinggi di BP Batam hasil survey kepuasan masyarakat,”kata Afdhalun dalam rilisnya.

”Tujuan BP Batam tidak lain adalah meningkatkan pelayanan masyarakat. Kami komit terus untuk mendengar masukan saran masyarakat, untuk terus kami perbaiki dengan terobosan. Ini sejalan dengan harapan Kepala BP Batam Bapak Muhammad Rudi,” ungkap dokter spesialis jantung dan pembuluh darah itu.

Kini, dengan GrabExpress RSBP maka masyarakat baik umum maupun BPJS yang datang berobat ke poli tidak perlu lagi mengantre dan berlama-lama menunggu obat.

Dengan tarif terjangkau masyarakat dengan mudah berobat. Kini, obat diantar sampai ke rumah dan tidak perlu mengantri apalagi menunggu lama.

“Ini opsi ya, tidak harus. Artinya masyarakat boleh pilih. Yang ingin pulang cepet, pilih Grab, nanti obat anter ke rumah sama seperti kita pesan makan. Pilih GrabExpress adalah opsi yang efisien untuk dengan pengantaran lebih mudah, cepat, ringkas dan praktis,” terangnya.

Sebelumnya, masyarakat harus mengantre cukup lama untuk mengambil obat pada jam-jam krusial tingginya jumlah pasien poli.

”Ini juga bisa menghindari crowded di antrean obat. Mudah mudahan ini bisa membantu masyarakat. Dan Terobosan ini, merupakan pertama di Kepri,” ucap Afdhalun.

Sementara itu alur pemesanan Obat melalui GrabExpress ini, pertama pasien datang berobat ke poli dan konsultasi dokter. Lalu dokter memberikan resep dan pasien memberikan resep kepada petugas Booth Grab RSBP.

Baru setelah itu, pasien mengisi formulir data dan alamat pengantaran dan lantas melakukan pembayaran ongkos kirim, via ovo atau tunai. Resep oleh Grab kemudian diproses di farmasi oleh apoteker dan oleh apoteker diberikan kepada petugas Grab yang bertugas.

Sedangkan driver Grab tiba di RSBP Batam untuk menjemput obat di Booth Grab diverifikasi apoteker. Yang kemudian driver lakukan konfirmasi pemesanan atas nama pasien dan alamat pengantaran. Dan terakhir driver Grab mengantre obat ke alamat tujuan pasien.(maq)

BACA JUGA:  Menko Perekonomian Minta BP Batam Realisasi Rencana Investor
BAGIKAN