edisiana.com – Pendukung Roma murka. Wasit Anthony Taylor diburu dan diserang sampai di bandara Budapest. Untung wasit Inggris itu berhasil diselamatkan polisi.
Tim Italia itu memimpin babak pertama di Puskas Arena pada Kamis dinihari kemarin melalui Paulo Dybala. Tapi di awal babak kedua kedudukan disamakan setelah gol bunuh diri oleh Gianluca Mancini.
Laga akan perpanjangan waktu dan kemudian adu penalti. Kiper Sevilla Bono melakukan dua penyelamatan bagus sebelum pahlawan adu penalti Piala Dunia Argentina Gonzalo Montiel mencetak lagi penalti yang memenangkan trofi.
Pelatih Roma Jose Mourinho dan fans klubnya marah karena dirugikan dengan beberapa keputusan wasit di final.
Pendukung Roma menunggu Taylor dan ofisial lainnya di tempat parkir stadion. Mereka berteriak dengan kata-kata yang tidak sopan.
Sedihnya, kemarahan terhadap para ofisial itu dilanjutkan oleh para penggemar Roma yang tidak puas di bandara Budapest pada Kamis sore. Taylor – dan keluarganya – menjadi sasaran pelecehan berjalan ke terminal.
Rekaman di media sosial menunjukkan sekelompok besar pendukung Roma meneriakkan kemarahan pada wasit Liga Premier tersebut.
Taylor dan keluarganya diantar ke ruang pribadi untuk keselamatan mereka sendiri.

Beberapa botol plastik berisi cairan menerjang Taylor. Sementara yang lain meluncurkan kursi ke arah pria berusia 44 tahun itu, dengan putrinya dalam kesusahan saat mereka melewati massa.
Akhirnya polisi berhasil menyelamatkan Taylor dan keluarganya.
Football Italia melaporkan bahwa penggemar yang melempar kursi tersebut ditahan oleh pihak berwenang.
Sebuah pernyataan dari badan wasit PGMOL Inggris mengatakan pihaknya mengetahui Anthony Taylor dan keluarganya dilecehkan di Bandara Budapest melalui video yang beredar di media sosial.
“Kami terkejut dengan pelecehan yang tidak dapat dibenarkan dan menjijikkan yang diarahkan pada Anthony dan keluarganya saat dia mencoba pulang dari menjadi wasit final Liga Eropa UEFA,” demikian pernyataan wasit Inggris.
Menanggapi rekaman tersebut, badan amal Wasit Ref Support UK menulis di Twitter: ‘Ini sangat, sangat mengkhawatirkan untuk dilihat dan kami berharap Anthony dan keluarganya baik-baik saja.”(maq)










