edisiana.com – Chelsea memiliki satu kaki di final Liga Konferensi Eropa setelah menang mudah atas Djurgarden di Stockholm pada leg pertama semifinal di kompetisi tersebut.
Pertunjukan tifo spektakuler dari pendukung Djurgarden telah menyambut Chelsea di 3Arena, tetapi tim tamu unggul lebih dulu melalui Sancho setelah 12 menit pertandingan berjalan pada Jumat dinihari.
Enzo Fernandez memberikan umpan ke tiang belakang agar pemain sayap pinjaman itu bisa menahannya dengan dada.
Lantas mengopernya ke dalam gawang, dengan bantuan sapuan halus bek Marcus Danielson.
Lapangan sintetis, yang menjadi sumber kekhawatiran bagi Maresca sebelumnya, tampaknya tidak menghalangi tim London itu sama sekali. Mereka mendominasi penguasaan bola dan peluang sepanjang pertandingan.
Mereka unggul 2-0 ketika Fernandez memberi umpan kepada Madueke dua menit sebelum jeda, dan ia menaklukkan kiper Jacob Rinne di tiang dekat dengan penyelesaian tajam.
Maresca membuat empat perubahan di babak pertama, termasuk memasukkan Cole Palmer dan Jackson dan yang terakhir memanfaatkan kesalahan pertahanan yang buruk antara Danielson dan kiper Rinne untuk mengubah kedudukan menjadi 3-0 sebelum menit ke-60.
Penyerang Senegal itu kemudian mencetak gol kedua enam menit kemudian. Saat ia menemukan sudut atas gawang dengan penyelesaian apik dari tepi kotak penalti untuk menegaskan kendali Chelsea dalam pertandingan tersebut.
Pemain Djurganden Almeyehu mencetak gol hiburan pada menit ke-68. Meski begitu, para pendukung tuan rumah yang riuh rendah mendapat dukungan tuan rumah, tapi Djurganden sulit menghentikan Chelsea memastikan tempat mereka di final di Wroclaw pada 28 Mei.
Keberhasilan dalam kompetisi tersebut akan menjadikan mereka klub pertama yang melengkapi rangkaian lengkap trofi Eropa, setelah memenangkan Liga Champions dan Liga Europa dua kali.(maq)











