edisiana.com – Persaingan perebutan gelar Liga Premier musim ini dinilai telah mencapai titik akhir. Jamie Redknapp tanpa ragu menegaskan bahwa Arsenal kini berdiri sendirian di puncak, menjadi favorit mutlak untuk mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung sejak 2004.
Hasil imbang 2-2 Manchester City melawan Tottenham menjadi momen penentu. Tim asuhan Pep Guardiola tampil jauh dari kata meyakinkan.
Dan kegagalan meraih tiga poin membuat jarak dengan Arsenal melebar hingga tujuh angka—sebuah selisih yang dinilai nyaris mustahil untuk dikejar.
“Semua sudah mengarah ke sanal. Saya kira Aston Villa akan mengalahkan Brentford, tapi mereka tidak menang. City pun diperkirakan bisa menang besar, bahkan 0-5, namun malah tertahan 2-2,” Redknapp kepada Daily Mail pada hari ini.
Mantan gelandang Tottenham Hotspur itu menilai bahwa tanda-tanda runtuhnya perburuan gelar sudah sangat jelas, meski kompetisi masih menyisakan 14 pertandingan. “Bagi saya, gelar juara sudah ditentukan untuk Arsenal,” tegasnya.
“Mereka bisa terus melaju dan memenangkan liga dengan selisih delapan atau bahkan sepuluh poin. Saya akan sangat terkejut jika itu tidak terjadi.”
Arsenal pun kini bukan hanya memimpin klasemen, tetapi juga menguasai momentum—dan di Liga Premier, itu sering kali berarti satu hal: mahkota juara sudah dalam genggaman.(maq)









