Parkir Bus di Stadium of Light! Sunderland Bikin City Mandul, Guardiola Gigit Jari

Rapatnya lini pertahanan Sunderland memberikan kesulitan bagi Manchester City untuk mencetak gol. Foto: via BBC

edisiana.com – Manchester City menyerang tanpa henti, tapi pulang tanpa gol. Sunderland menutup rapat semua celah, memarkir bus sepanjang laga, dan berhasil menahan imbang sang juara.

Meski frustrasi, hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Sunderland di kandang sendiri menjadi 10 laga Premier League—sebuah benteng yang kini benar-benar nyata.

Laga di Stadium of Light tetap berjalan menghibur. Kedua tim silih berganti menciptakan momen berbahaya, namun efektivitas menjadi barang langka.

BACA JUGA:  Penyakit Lama Oxford Kumat Lagi

Bernardo Silva sempat membuat pendukung tuan rumah terdiam lewat gol cepat, tetapi VAR mematahkannya—offside.

City terus menekan. Brian Brobbey dan Erling Haaland mencoba peruntungan di babak pertama, namun refleks kiper
Sunderland menggagalkan segalanya.

Sunderland tak hanya bertahan. Trai Hume hampir mencuri keunggulan sebelum jeda, sundulannya hanya melayang tipis di atas mistar.

Babak kedua menghadirkan drama serupa: Savinho nyaris memecah kebuntuan untuk City, sementara Eliezer Mayenda membalas dengan ancaman berbahaya.

Namun cerita utamanya tetap sama. Garis pertahanan rendah, blok rapat, disiplin total. City kehabisan ide.

BACA JUGA:  Pep Guardiola: Ronaldo Bukan ke Manchester City

Peluang emas terakhir datang dari pemain pengganti, Josko Gvardiol. Tendangan kerasnya membuat seluruh stadion menahan napas—namun bola hanya membentur tiang dengan 16 menit tersisa. Malam itu menolak menjadi milik City.
Peluit akhir berbunyi. Skor kacamata.

Melansir ESPN, dengan hasil ini membuat The Sky Blues tertinggal empat poin dari Arsenal di puncak klasemen.

Sementara Sunderland tetap kokoh di posisi ketujuh, dengan rasa puas—karena malam ini, mereka berhasil membuat mesin paling mematikan di liga kehilangan daya.(maq)