Norwegia Siapkan Balas Dendam, Odegaard Masih Geram pada Bernardo Silva

Odegaard saat bertanding melawan Portugal di Nations League. Foto: via MetroSports

edisiana.com – Norwegia punya misi tambahan saat kembali berhadapan dengan Portugal pada akhir pekan nanti. Bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga membalas kekalahan sekaligus insiden panas yang terjadi pada pertemuan sebelumnya.

Portugal sukses menundukkan Norwegia dengan skor 2-1 pada Minggu malam. Namun, hasil pertandingan tersebut justru tenggelam oleh insiden antara Martin Odegaard dan Bernardo Silva pada menit-menit akhir laga.

Tekel Bernardo kepada Odegaard membuat kapten Norwegia itu naik pitam. Pemain yang dikenal tenang tersebut bahkan terlihat melontarkan kata-kata kasar kepada lawannya setelah menerima tekel.

BACA JUGA:  Berkelahi dengan Pemain Bayern, Pelatih Union Berlin Dikenai Kartu Merah

Odegaard mengaku tidak habis pikir dengan tindakan Bernardo. Menurut dia, tekel tersebut tidak seharusnya terjadi, terlebih bola sudah lebih dulu dimainkan.

“Ini tidak pantas terjadi di lapangan sepak bola. Dia terus menendang saya bahkan setelah saya memainkan bola. Saya tidak mengerti apa yang dia lakukan,” kata Odegaard dinukil dari MetroSports pada hari ini.

Persoalan tersebut rupanya belum benar-benar selesai. Norwegia akan lebih dulu menjalani laga Nations League melawan Wales di kandang lawan pada Kamis malam.

BACA JUGA:  Gregoritsch Menggila, Augsburg Tekuk Mönchengladbach 3-1

Setelah itu, mereka kembali menghadapi Portugal pada Minggu malam di Porto. Pertandingan tersebut berpotensi menjadi panggung pembuktian bagi Odegaard dan kawan-kawan.

Semangat untuk membalas juga mulai terlihat dari ruang ganti Norwegia. Patrick Berg mengakui bahwa para pemain masih mengingat insiden yang terjadi di Oslo.

“Kita tunggu saja. Setidaknya, saya menantikan pertandingan ini. Seorang pemain yang menendang kapten kami bisa memicu sesuatu. Bisa jadi,” ujar Berg.

Kini, perhatian tertuju pada pertemuan kedua Norwegia dan Portugal. Apakah insiden di Oslo akan menjadi bahan bakar tambahan bagi Odegaard dan kolega, atau Portugal kembali mampu mengamankan kemenangan?(maq)