edisiana.com – Prancis bertemu Argentina untuk pertandingan dendam di ajang Olimpiade Paris pada Jumat besok, waktu Prancis.
Duel perempat final sepak bola diselenggarakan di Bordeaux. Ada permusuhan di antara kedua tim. Para pemain Argentina terekam menyanyikan lagu yang menghina pemain Prancis setelah memenangkan Copa America pada 14 Juli.
Lagu itu mirip dengan lagu yang dinyanyikan oleh para penggemar Argentina selama Piala Dunia 2022 di Qatar. Yakni sebuah turnamen di mana tim Amerika Selatan mengalahkan Prancis di final.
Di Olimpiade, pemain rugby tujuh Argentina dicemooh di setiap pertandingan mereka oleh pendukung tuan rumah Prancis.
“Dengan semua yang terjadi baru-baru ini, semua orang di Prancis terkena dampaknya. Jadi kita lihat saja apa yang terjadi di perempat final,” kata Jean-Philippe Mateta seperti dilansir BBC pada Kamis ini.
Argentina mengalahkan Kolombia 1-0 di final Copa America pada bulan Juli. Beberapa anggota skuad Argentina terekam menyanyikan lagu yang mempertanyakan warisan pemain Prancis berkulit hitam dan ras campuran.
Penggemar Argentina menyanyikan lagu yang digambarkan tentang pemain Prancis di Piala Dunia lalu.
Persaingan semakin meningkat ketika Argentina mengalahkan Prancis melalui adu penalti di final Piala Dunia di Qatar. Setelah hat-trick Kylian Mbappe hanya untuk mendapatkan hasil imbang 3-3.
Setelah pertandingan Desember 2022 itu, muncul rekaman dari ruang ganti Argentina yang memperlihatkan para pemain menyanyikan mengejek tim Prancis. Bahkan kiper Emiliano Martinez berteriak, kalau Mbappe yang sudah tamat.
Kiper Aston Villa itu bahkan memegang mainan bayi dengan wajah Mbappe, sementara l gambar penyerang tersebut yang mereka bakar. Isu-isu itu kembali muncul setelah Argentina menang di final Copa America bulan lalu.
Hal itu membuat pemain Prancis emosi dan ingin membalas sakit hatinya di ajang Olimpiade ini. (maq)










