Napoli Menang dengan Air Mata Di Lorenzo

Conte memeluk Guiteres yang memberikan kemenangan kepada Napoli. Foto: via MD

edisiana.com – Napoli belum sempat pulih dari luka Eropa. Tersingkir dari Liga Champions usai kalah dramatis 2-3 dari Chelsea pada laga terakhir fase liga, Partenopei kembali ke panggung Serie A dengan perasaan campur aduk.

Pada Sabtu malam di Stadion Diego Armando Maradona, Napoli menjamu Fiorentina asuhan David de Gea — tim yang kembali terpuruk di zona degradasi. Namun, kemenangan yang diraih Napoli tidak datang tanpa harga mahal.

Bayang-bayang tragedi muncul ketika Giovanni Di Lorenzo mengalami cedera serius pada lutut kirinya.

Sang kapten meninggalkan lapangan sambil menangis, terbaring di atas tandu, sebelum dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. Kekhawatiran langsung menyelimuti stadion.

Di tengah atmosfer emosional itu, Napoli tetap menunjukkan karakter. Antonio Vergara membuka keunggulan dengan sepakan spektakuler dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut kanan bawah gawang.

BACA JUGA:  Pemain U-20 Yordania Keluarkan Jurus Kungfu

Momentum terus berlanjut. Miguel Gutiérrez menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan assist Vergara, membuat publik Maradona sedikit bernapas lega.

Fiorentina tak menyerah begitu saja. Manor Solomon memperkecil ketertinggalan lewat aksi individualnya, menusuk pertahanan Napoli sebelum melepaskan tembakan yang mengarah tepat ke tengah gawang.

Napoli akhirnya mengamankan kemenangan penting, namun sorotan malam itu bukan hanya soal tiga poin — melainkan tentang Di Lorenzo, air mata, dan kecemasan yang kini menghantui Napoli menjelang laga-laga krusial berikutnya.(maq)